Balai Jaringan Informasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Balai IPTEKnet) BPPT
   
 Telusur Inovasi
 Membership
 Download
 Tips & Trik Hobi

 
 

PUSTAKA IPTEK

Jurnal Saint dan Teknologi BPPT

Link Terkait:
[ Resensi Buku Ilmiah ]
[ Jurnal Saint dan Teknologi BPPT ]
[ Link Perpustakaan ]

VIV

VIV.IIB.01

JUDUL :
BEBERAPA ALTERNATIF PRA DESAIN PENGEMBANGAN PELABUHAN PENDARATAN IKAN (PPI) KECAMATAN ALUH-ALUH KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN

PENGARANG : Aprijanto, Suranto, Chaeroni, Wahyu Hendriyono

Abstract
This paper describes alternative of Pre Design Fishing Port development, Aluh-aluh, Banjar District,Southern Kalimantan province.Coastal resources have more potensial where no more optimalilize to exploitation. Coastal mananagement and all pplications have economic benefit for society, one way to make society welfare is develop harbour for supporting facility. The first activity was collecting data physical condition hydrooceanography where its determine for fishing port development. And then the activity was simulation study for existing condition and after pre design of technology

Katakunci : Pelabuhan ikan, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Kecamatan Aluh-aluh

SUMBER : 
Prosiding Seminar Teknologi untuk Negeri 2003, Vol. IV, hal. 104 – 110 /HUMAS-BPPT/ANY

LATAR BELAKANG
Kabupaten Banjar yang mempunyai pantai kurang lebih sepanjang 17 km, belum optimal dalam pemanfaatan pelabuhan baik untuk pangkalan pendaratan ikan maupun bongkar muat barang. Padahal fasilitas itu sangat mendasar untuk pengembangan usaha perikanan, tiadanya tempat pendaratan ikan tersebut mengakibatkan banyak ikan yang didaratkan di tempat lain, bahkan tidak jarang terjadi penjualan ikan di tengah laut kepada “penyambang”. Fenomena tersebut amat janggal mengingat Kabupaten Banjar merupakan daerah potensial bagi penangkapan ikan dengan ditunjukkan jumlah produksi hasil laut utamanya ikan. Produksi ikan dari perairan laut pada tahun 2000 sebesar 5.198.800 ton atau sebesar 23,724 milyar rupiah. Sedangkan produksi ikan darat sebesar 6.053.600 atau setara dengan 46,334 milyar rupiah. 93,99 % dan ikan perairan umum sebesar 6,01 % (Bappeda Banjar, 1999).
Sehubungan dengan kondisi tersebut di atas maka keberadaan pelabuhan pendaratan ikan di Kecamatan Aluh-aluh sangat diperlukan. Sebagai tahap awal adalah melakukan kajian terhadap kondisi yang ada, membuat evaluasi dan mengembangkan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan 

KESIMPULAN
Berdasarkan hasil kajian dan pembuatan Pra Disain Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut : 

  1. Lokasi studi yaitu di kecamatan Aluh-Aluh, PPI yang sudah ada perlu dikembangkan menjadi PPI yang agak besar, dengan menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat, dan menciptakan gairah pasar di daerah tersebut.
  2. Perairan lokasi PPI sangat tenang dengan kedalaman cukup, namun luasnya terbatas, ini cukup mendukung bagi pengembangan lokasi. 
  3. Studi lanjutan perlu dilakukan untuk membuat detail disain dan gambar-gambar pelaksanaan yang memadai.
  4. Untuk pengembangan PPI tersebut dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan pasar, jumlah nelayan dan hasil tangkapan ikan.